29 Desember 2017

Menyongsong 2018 dengan Comedy PLAT-T


Berawal dari keresahan kami para komika daerah khususnya Purwakarta, yang merasa kesulitan untuk membuat event spektakuler bak Inbox Award, atau membuat event dengan mendatangkan komika-komika nasional yang sudah bulak balik di layar kaca.

Selain itu semakin hari semakin cinta rate komik nasional semakin melambung tinggi, membuat hamba kesulitan dalam menggelar event stand-up comedy yang luar biasa, memanjakan penonton/pencinta stand-up comedy dengan paras tampan komika dan kelucuan yang sudah tentu absolute.

Belakangan ini stand-up comedy Purwakarta memang sudah berjalan dengan event-vent kecil, seperti Sribaduka, Landong Manah (Kalis), Pancawarna, Ngabuburit Bareng Stand Up Comedy (Inspired Cafe), Cikamback, dan kemarin Battle Of Comic Subang VS Purwakarta, dengan jumlah penonton sekitar 50-150 kepala keluarga, walau pun ditiap acara penontonnya selalu itu lagi itu lagi. Tak apalah, mungkin memang segitu ukuran kelucuan karya kita, dan merekalah yang akan kita jaga, mereka yang support kita tanpa embel-embel apa pun. Aylopyu :*

Berbeda saat membuat event besar, ngundang artis ini, artis itu, tiket bisa ludes sampe 500 tiket. Tak ada yang salah dengan itu, manusiawi. Toh gue pun kalau jadi penonton males jika harus bela-belain datang buat nonton lawakan komik lokal Purwakarta yang bikin keseleo urat. Ya mungkin sekarang lebih ke tau diri aja;
Kalau penikmat kita mau banyak, ya benerin dulu hidangannya. Hhmm.
Nah untuk menyongsong tahun 2018 dengan penuh kebahagiaan dan rencana-rencana manis, akhirnya kami komunitas daerah Purwakarta, Subang, dan Karawang sepakat untuk membuat event KECIL lagi yang bertajuk Comedy PLAT-T. Acara ini akan dilakukan di tiga kota dengan tanggal yang berbeda dan tahun yang sama. Masing-masing kota akan mengirimkan komika andalannya untuk bertandang ke kota lainnya. Yang paling penting acara ini pun sebagai sarana kami antar komunitas untuk tetap bersilaturahmi.

Seperti apa, dan kapan acaranya? Tunggu kabar selanjutnya dari kami, follow semua social media kami. Yang pasti acaranya bakal biasa aja.

Oke sekian surat terbuka ini saya sampaikan mewakili 3 komunitas Stand-up comedy yang tetap berjuang untuk tetap bisa berdiri melucui dikota kami masing-masing. Terimakasih untuk yang selalu support kami para pelaku seni lokal.
Jika tidak bisa menjadi pelaku seni maka jadilah penikmat baik bagi seni itu sendiri. -Dilan