17 Februari 2017

Kamu Harus Nyoba Openmic, Biar Tau 3 Rasa Ini


Openmic, adalah latihannya para stand-up comedyan atau yang lebih dikenal komika untuk mengetes materi-materi barunya sudah lucu apa belum.

Nah untuk para komika, openmic jadi syarat sunah, kenapa sunah? Karena ada beberapa komik yang memang tanpa openmic pun materinya lucu. Namun itu hanya ada 1 dari seribu orang, jadi kalau mau lucu ya latihan atau openmic. Lah seorang Pandji yang shownya tembus 3500 penonton aja masih mau openmic kok.

Tak hanya mengetes materi lucu atau tidak, openmic pun mengajarkan segalanya, nah disitu akan kelihatan mana yang sering openmic mana yang baru openmic.

Banyak keuntungan ketika kamu sering openmic, bahkan bisa melebih keuntungan yang ditawarkan Danamon lebih. Untuk kamu yang ingin jadi komika, kamu harus openmic agar tahu 3 rasa ini.
Keringat Berlebih
Jika kamu butuh lari berpuluh-puluh kilometer hanya untuk mendapatkan keringat, di openmic pertama, kamu hanya butuh berdiri sendiri menatap mata penonton yang berharap kamu lucu, padahal kikuk.
Deg-degan Yang Bikin Nagih
Mata penonton laksana mata elang yang siap menerkam kamu, pilihannya cuma 2, kalau kamu lucu elang itu ketawa, dan kalau tidak Hmmm.., elang akan memangsa. Ketakutan akan dimangsa membuat debar jantung seperti genderang mau perang, Uwwoo.. aku hanya ingin bercinta, ku ingin.

Namun percayalah banyak dari para komika yang sekarang terkenal mereka pernah merasakan openmic pertama dan merasakan deg-degan yang membuat mereka ingin naik lagi.-Iyalah makanya terkenal.
Ngeboom
Ngeboom atau tidak lucu atau wadadaw atau wadidadidaw atau Hhmmm. Sebenarnya tak semua komik ngeboom di openmic pertama, namun sebagian besar pernah merasakannya. Cuma orang genius yang belajar mobil baru buka pintu mobil udah bisa bawa di tol. Ya minimal nyenggol dulu atau nyungseb dulu lah.

Jadi kalau mau lucu ya ngeboom dulu. Mau ngeboom? Yuk ikut openmic stand-up comedy Purwakarta yang sekarang pindah jam tayang jadi Hari Jum’at di Bandit CafĂ©. *Sundulu*